Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Bollard Tee

Published
6 min read
M

Sekilas Tentang Perusahaan Mahameru Putra Mandiri Perkasa Mahameru Putra Mandiri Perkasa (MPM Perkasa) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri karet. Kami memproduksi jenis produk karet yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif. Produk yang kami tawarkan mulai dari rubber fender, bantalan jembatan / elastomeric bearing pad, karet lembaran, karet bumper, pelindung loading dock hingga expantion joint/siar muai. Semua produk kami memiliki reputasi yang terbukti luas dalam menghasilkan produk dengan material karet berkualitas.

Kami selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.

Informasi dan permintaan penawaran harga hubungi:

Email :

mahameruputramandiri@gmail.com

Call / WA :

087722285552 / 082245923265

Fajar Achmadi

Mengapa Harus Memilih Tee Bollard?

Dalam infrastruktur kepelabuhanan modern, Tee Bollard (T-Head Bollard) merupakan salah satu perangkat tambat kapal yang paling umum digunakan di bibir dermaga. Bentuk khasnya menyerupai huruf “T” dengan kepala melebar dan leher ramping bukan sekadar estetika, melainkan hasil rekayasa teknis untuk menciptakan titik tambat yang kuat, aman, dan andal.

Tee Bollard ditanam secara permanen ke dalam struktur beton dermaga menggunakan sistem baut angkur yang kuat, sehingga mampu menahan beban tarik kapal yang sangat besar. Desain ini menjadikannya solusi favorit di berbagai jenis pelabuhan, terutama yang memiliki variasi pasang surut air laut tinggi.

bollardtee4.jpg

Apa Itu Bollard Tee?

Bollard Tipe Tee adalah perangkat tambat tetap (fixed mooring furniture) yang berfungsi sebagai titik koneksi permanen untuk mengikat tali tambat kapal (mooring lines). Perangkat ini mentransfer gaya tarik horizontal dan vertikal dari kapal akibat angin, arus, dan gelombang ke struktur beton dermaga.

Ciri utama Bollard Tee adalah kepala berbentuk huruf “T” terbalik atau hammerhead. Kepala yang lebar dengan bibir menonjol (overhang) berfungsi mencegah tali tambat tergelincir atau terlepas secara vertikal, khususnya saat tali bekerja pada sudut curam.

Material yang umum digunakan adalah Besi Cor Nodular (Ductile Cast Iron/FCD) sesuai standar internasional seperti ASTM A536. Kapasitas kerja bollard dinyatakan dalam Safe Working Load (SWL), yang umumnya berkisar antara 10 ton hingga 300 ton, tergantung desain dan sistem angkur.

bollardtee3.jpg

Prinsip Kerja dari Bollard Tee

Prinsip kerja Bollard Tee pada dasarnya adalah menahan dan menyalurkan gaya tarik kapal ke struktur dermaga secara aman, sekaligus mencegah tali tambat terlepas ketika bekerja pada sudut tarikan yang tinggi. Seluruh sistem ini bekerja secara pasif namun sangat bergantung pada kekuatan material, desain geometri, dan kualitas pemasangan.

Prinsip Menahan Gaya Tarik

Bollard Tee berperan sebagai titik transfer beban dari kapal ke fondasi dermaga. Gaya yang bekerja berasal dari kombinasi pengaruh lingkungan seperti angin, arus laut, dan gelombang, serta gaya dinamis akibat pergerakan kapal, termasuk beban kejut saat sandar atau ketika terjadi gelombang besar. Untuk menahan gaya tersebut, Bollard Tee diproduksi dari material cor berkekuatan tinggi dan dipasang menggunakan sistem baut angkur yang tertanam kuat di dalam beton dermaga. Dengan demikian, gaya tarik tidak hanya ditahan oleh badan bollard, tetapi juga didistribusikan secara merata ke struktur dermaga.

bollardtee5.jpg

Prinsip Pencegah Lepas Tali pada Sudut Curam

Keunggulan utama Bollard Tee terletak pada bentuk kepala “T” yang memiliki bibir menonjol ke samping. Geometri ini menciptakan penghalang fisik yang mencegah mata tali tambat naik dan meluncur keluar dari leher bollard. Prinsip ini menjadi sangat penting pada dermaga dengan variasi pasang surut tinggi, di mana sudut tarikan tali dapat berubah drastis dan mendekati vertikal, baik saat air surut ekstrem maupun ketika kapal berada dalam kondisi ringan.

bollardtee.jpg

Keunggulan Tee Bollard

Keunggulan utama Bollard Tee terletak pada kemampuannya mempertahankan keamanan tambatan pada berbagai kondisi operasional pelabuhan. Desain kepala berbentuk T memungkinkan bollard bekerja secara optimal pada sudut tarikan vertikal yang curam. Bibir kepala yang menonjol secara efektif mengunci tali tambat agar tidak tergelincir, bahkan ketika kapal berada pada kondisi light draft atau saat terjadi perbedaan tinggi permukaan air laut yang signifikan.

Selain itu, Bollard Tee dikenal memiliki desain yang ringkas dan hemat ruang. Dengan tapak dasar yang relatif kecil dibandingkan bollard tipe lain dengan kapasitas beban yang setara, perangkat ini sangat ideal untuk dermaga dengan keterbatasan ruang kerja, seperti area di belakang rel crane pada terminal peti kemas. Bentuknya yang ramping juga meminimalkan gangguan terhadap aktivitas bongkar muat.

Dari sisi operasional, kepala T yang lebar memungkinkan penggunaan lebih dari satu tali tambat secara bersamaan. Umumnya, dua hingga tiga tali dari kapal yang sama dapat ditempatkan secara berdampingan, sehingga memudahkan pengaturan gaya tarik tanpa harus menumpuk tali secara berlebihan. Desain ini juga membantu mendistribusikan beban tarik secara lebih stabil ke kolom vertikal dan pelat dasar bollard, sehingga mengurangi risiko momen lentur berlebih pada leher bollard dan pondasi beton.

Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas penggunaan. Bollard Tee dapat diaplikasikan pada berbagai jenis kapal, mulai dari kapal kargo umum, feri Ro-Ro, hingga kapal peti kemas berukuran menengah. Kemampuannya menerima gaya tarik dari sudut horizontal yang luas menjadikannya solusi serbaguna di sepanjang dermaga. Ditambah lagi, penggunaan material besi cor nodular memberikan kombinasi kekuatan tarik tinggi, ketahanan benturan, serta ketahanan terhadap korosi air laut, yang mendukung umur layanan jangka panjang.

cover.jpg

Kelemahan dari Bollard Tee

Meskipun memiliki banyak keunggulan, Bollard Tee juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan pelabuhan. Salah satu kelemahan utamanya adalah keterbatasan dalam menghadapi beban kejut ekstrem. Dibandingkan Bollard Staghorn yang memiliki beberapa tanduk sebagai titik distribusi gaya, kepala Bollard Tee memiliki area kontak yang lebih terbatas. Pada kondisi badai ekstrem atau saat melayani kapal dengan tonase sangat besar, beban kejut yang tinggi dapat menyebabkan konsentrasi tegangan yang lebih besar pada satu titik.

Dari sisi penguncian tali, Bollard Tee juga menghasilkan gaya gesek yang relatif lebih rendah dibandingkan Bollard Tipe Bitt. Hal ini disebabkan oleh pola lilitan tali yang hanya melingkari kepala bollard tanpa konfigurasi angka delapan, sehingga potensi terjadinya pergerakan tali (creeping) lebih besar pada beban tarik tinggi.

Dalam praktik operasional, penumpukan tali secara vertikal juga dapat menjadi kendala. Apabila beberapa tali ditambatkan pada satu bollard, pelepasan tali darurat menjadi kurang efisien karena tali yang berada di bagian atas harus dilepas terlebih dahulu. Selain itu, gesekan langsung antara tali dan permukaan bollard dapat mempercepat pengikisan lapisan pelindung seperti cat atau epoxy, yang pada akhirnya meningkatkan risiko korosi jika tidak dilakukan perawatan rutin.

Definisi dan Pengukuran Bollard Pull (Gaya Tarik Bollard)

Bollard Pull (BP) adalah standar pengukuran untuk menentukan gaya tarik maksimum horizontal yang dapat dihasilkan oleh kapal tunda atau kapal pendukung pada kecepatan nol.

A. Pengertian dan Tujuan

Bollard Pull mengukur gaya statis baling-baling pada daya mesin penuh untuk mengetahui kemampuan kapal dalam menarik atau menahan kapal lain.

B. Prosedur Pengukuran

Pengujian dilakukan dengan mengikat kapal tunda ke bollard uji di darat, menggunakan load cell atau dynamometer untuk mencatat gaya tarik maksimum.

C. Satuan Pengukuran

Hasil pengukuran umumnya dinyatakan dalam ton (tonnes) atau kilonewton (kN), di mana 1 ton kira-kira setara dengan 10 kN.

Aplikasi Penggunaan Bollard Tipe Tee Berdasarkan Jenis Pelabuhan

Penggunaan Bollard Tipe Tee sangat luas dan dapat ditemukan di hampir semua jenis pelabuhan. Pada terminal peti kemas, Bollard Tee dengan kapasitas SWL tinggi sangat efektif untuk menahan gaya angin besar yang bekerja pada kapal berukuran Panamax hingga Post-Panamax, sekaligus tetap efisien dari sisi ruang pemasangan.

Di pelabuhan kargo umum, Bollard Tee menjadi pilihan utama karena fleksibilitasnya dalam melayani berbagai ukuran kapal dan konfigurasi tali tambat. Untuk pelabuhan Ro-Ro dan feri penumpang, bollard ini mendukung proses sandar dan lepas yang cepat, sejalan dengan kebutuhan operasional yang memiliki frekuensi tinggi.

Pada pelabuhan curah kering, Bollard Tee sering digunakan sebagai pelengkap Bollard Staghorn, terutama untuk menahan kapal pada kondisi light draft di mana sudut tarikan tali menjadi lebih curam. Sementara itu, pada dermaga dengan variasi pasang surut air laut yang tinggi, Bollard Tee merupakan salah satu pilihan paling ideal karena desain kepala T-nya secara khusus dirancang untuk mencegah tali terlepas pada sudut ekstrem.

bollardtee1.jpg

Investasikan pada keamanan dan efisiensi dengan memilih Bollard Dermaga dari MPM Perkasa!

Produk yang kami tawarkan mulai dari rubber fender, rubber fender v, rubber fender d, rubber fender m, rubber fender cell, rubber fender cone, rubber fender cylinder, rubber fender square, frontal frame fender, bollard dermaga, bitt bollard dermaga, curve bollard dermaga, tee bollard dermaga, hingga anchor bolt galvanis.

Semua produk kami memiliki reputasi baik yang terbukti luas dalam menghasilkan produk dengan material karet berkualitas serta layak uji.

Kami Mahameru Putra Mandiri Perkasa selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.

Account Rekening atas nama Perusahaan (bukan atas nama pribadi). Sehingga menjamin keamanan setiap transaksi dengan konsumen.

Informasi dan permintaan penawaran harga terbaik hubungi kami :

Call & WA : 082245923265

-Fajar Achmadi-

cs.jpg