Bollard Bitt
Sekilas Tentang Perusahaan Mahameru Putra Mandiri Perkasa Mahameru Putra Mandiri Perkasa (MPM Perkasa) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri karet. Kami memproduksi jenis produk karet yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif. Produk yang kami tawarkan mulai dari rubber fender, bantalan jembatan / elastomeric bearing pad, karet lembaran, karet bumper, pelindung loading dock hingga expantion joint/siar muai. Semua produk kami memiliki reputasi yang terbukti luas dalam menghasilkan produk dengan material karet berkualitas.
Kami selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.
Informasi dan permintaan penawaran harga hubungi:
Email :
mahameruputramandiri@gmail.com
Call / WA :
087722285552 / 082245923265
Fajar Achmadi

Bitt Bollard: Pengertian, Fungsi, Keunggulan, dan Panduan Pemilihan untuk Dermaga Modern
Dalam sistem penambatan kapal, bollard merupakan elemen infrastruktur pelabuhan yang memiliki peran sangat vital. Bollard adalah titik terakhir yang menahan gaya tarik kapal akibat angin, arus, dan gelombang. Kesalahan dalam memilih tipe bollard dapat berdampak serius, mulai dari kegagalan tambatan hingga kerusakan dermaga dan kecelakaan kerja. Salah satu jenis bollard yang banyak digunakan pada dermaga modern adalah Bitt Bollard.
Artikel ini membahas secara lengkap pengertian Bitt Bollard, fungsi teknis, keunggulan, kelemahan, material konstruksi, serta panduan pemilihannya agar sesuai dengan standar keselamatan dan kebutuhan operasional pelabuhan.

Apa Itu Bitt Bollard?
Bitt Bollard adalah perangkat tambat kapal tipe post-mooring yang memiliki bentuk kolom vertikal tunggal (pillar) yang berdiri di atas pelat dasar. Berbeda dengan Tee Bollard atau Double Bitt yang memiliki kepala lebar dan dua titik lilitan, Bitt Bollard berfungsi sebagai titik penambatan terpusat dengan desain sederhana dan ramping.
Bollard tipe ini banyak diaplikasikan pada dermaga dengan keterbatasan ruang, seperti jetty sempit, terminal feri, dan pelabuhan penumpang. Selain efisien secara struktural, desainnya juga memberikan nilai estetika yang bersih dan modern.
Fungsi Teknis Bitt Bollard dalam Sistem Penambatan
Secara teknis, Bitt Bollard berfungsi sebagai media transfer beban dari kapal ke struktur dermaga. Gaya tarik horizontal (tensile force) dan gaya geser (shear force) yang dihasilkan oleh kapal akan diteruskan melalui bollard menuju fondasi beton dermaga dengan bantuan anchor bolt berkapasitas tinggi.
Kepala Bitt Bollard umumnya didesain melengkung untuk membantu menciptakan efek penguncian alami pada mata tali, sehingga mengurangi risiko tali meluncur ke atas saat sudut tali berubah akibat pasang surut atau pergerakan kapal.

Material Konstruksi Bitt Bollard
Baja Cor (Cast Steel)
Baja cor merupakan material utama untuk Bitt Bollard kapasitas besar, khususnya di atas 100 ton. Material ini memiliki kekuatan tarik tinggi, ketahanan terhadap retak, serta mampu menahan beban kejut yang sering terjadi saat kapal bersandar. Standar yang umum digunakan adalah ASTM A27 Grade 65–35, yang sangat cocok untuk dermaga dengan intensitas operasional tinggi.
Besi Cor Nodular (Ductile Cast Iron)
Untuk kapasitas menengah, besi cor nodular menjadi pilihan yang efisien. Material ini menawarkan keseimbangan antara kekuatan, ketahanan korosi, dan efisiensi biaya, sehingga sering digunakan pada terminal feri dan pelabuhan regional.
Kapasitas Beban
Secara umum, Bitt Bollard diproduksi dengan kapasitas 5 ton hingga 200 ton. Kapasitas ini harus disesuaikan dengan perhitungan gaya tambat kapal terbesar (design vessel) yang dilayani oleh dermaga.

Kriteria Utama Pemilihan Bitt Bollard
Batas Kapasitas Beban
Pemilihan Bitt Bollard harus memperhatikan batas maksimum load rating. Jika hasil perhitungan gaya tambat melebihi 200 ton, maka penggunaan Bitt Bollard tidak direkomendasikan dan harus diganti dengan Tee Bollard atau tipe lain yang memiliki kapasitas lebih besar.
Kebutuhan Jumlah dan Separasi Tali
Bitt Bollard hanya memiliki satu kolom, sehingga tidak ideal untuk dermaga yang membutuhkan banyak tali tambat atau pemisahan tali secara independen. Jika digunakan untuk beberapa tali sekaligus, risiko tali tertumpuk (line burying) akan meningkat dan dapat menghambat proses pelepasan darurat.
Kondisi Pasang Surut dan Lingkungan
Bitt Bollard paling optimal digunakan di perairan dengan variasi pasang surut rendah. Pada kondisi pasang surut ekstrem, sudut tali menjadi curam dan meningkatkan risiko tali tergelincir ke atas kepala bollard.
Kebutuhan Ruang dan Estetika
Dengan jejak tapak yang kecil, Bitt Bollard sangat cocok untuk dermaga yang mengutamakan efisiensi ruang kerja dan tampilan visual yang rapi, seperti terminal penumpang dan pelabuhan modern.

Keunggulan Bitt Bollard Berdasarkan Fungsi
Efisiensi Ruang Maksimal
Bitt Bollard memiliki footprint paling kecil dibandingkan tipe bollard lainnya. Hal ini memungkinkan area dermaga tetap luas untuk pergerakan kendaraan, alat bongkar muat, dan personel.
Mempercepat Turnaround Time Kapal
Bentuknya yang ramping memudahkan proses melempar, melilitkan, dan melepas tali tambat. Keunggulan ini sangat penting untuk terminal feri dan pelabuhan yang menuntut kecepatan sandar-lepas kapal.
Mengurangi Keausan Tali Tambat
Permukaan Bitt Bollard yang halus dan melengkung meminimalkan gesekan (line chafing), sehingga umur pakai tali tambat menjadi lebih panjang dan biaya perawatan dapat ditekan.
Fleksibilitas Pemilihan Material
Karena kapasitasnya relatif lebih rendah dibanding Tee Bollard, Bitt Bollard dapat diproduksi menggunakan material yang lebih ekonomis tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Kelemahan dan Risiko Penggunaan Bitt Bollard
Risiko Slipping pada Sudut Curam
Pada kondisi pasang tinggi atau kapal kosong, sudut tali menjadi sangat curam. Kepala Bitt Bollard yang relatif kecil meningkatkan risiko tali tergelincir ke atas.
Keterbatasan Lilitan Tali
Bitt Bollard tidak memungkinkan lilitan figure-of-eight yang optimal. Hal ini mengurangi efek penguncian alami pada tali dibandingkan Double Bitt.
Masalah Tali Tertumpuk (Line Crowding)
Jika digunakan untuk lebih dari satu tali, semua lilitan akan menumpuk pada satu kolom, yang berpotensi membahayakan saat pelepasan darurat.
Kurang Ideal untuk Wire Rope
Diameter kolom yang kecil membuat Bitt Bollard kurang cocok untuk tali baja karena radius tekukan yang tidak ideal dapat merusak struktur kawat baja.

PENYEDIA MATERIAL DAN JASA PEMASANGAN PERGANTIAN RUBBER FENDER
Kami Mahameru Putra Mandiri Perkasa (MPM Perkasa) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang ndustri karet konstruksi serta aksesoris pelabuhan. Kami memproduksi segala jenis produk karet yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif.
Produk yang kami tawarkan mulai dari rubber fender, bollard, bantalan jembatan / elastomeric bearing pad, karet lembaran, karet bumper, pelindung loading dock hingga expantion joint/siar muai.
Semua produk kami memiliki reputasi baik yang terbukti luas dalam menghasilkan produk dengan material karet berkualitas serta layak uji.
Kami juga menyediakan jasa pergantian elastomeric bearing pad atau karet bantalan jembatan, rubber fender serta expantion joint/siar muai.
Mahameru Putra Mandiri Perkasa selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.
Account Rekening atas nama Perusahaan (bukan atas nama pribadi). Sehingga menjamin keamanan setiap transaksi dengan konsumen.
Informasi dan permintaan penawaran harga terbaik hubungi kami :
Call & WA : 082245923265

